Product details
Ion membawa muatan listrik total yang tidak nol karena jumlah elektronnya berbeda dari jumlah protonnya. Selisih itu menjelaskan mengapa ion dapat bermuatan positif atau negatif, bukan netral. [1]
Jumlah elektron dan proton menentukan muatan
Jika elektron lebih banyak daripada proton, ion bermuatan negatif. Jika proton lebih banyak, total muatannya positif. Karena itu, kation adalah ion positif, sedangkan anion adalah ion negatif. [1]
Kation dan anion saling melengkapi
Muatan kedua jenis ion itu berlawanan. Kation dan anion saling tertarik, sehingga mudah membentuk senyawa ionik. Perbedaan namanya membantu mengenali arah muatan: kation berarti positif, anion berarti negatif. [1]
Muatan membantu membaca rumus senyawa
Saat notasi suatu senyawa mencantumkan muatan ion, tanda positif menunjukkan kation dan tanda negatif menunjukkan anion. Mengenali keduanya membuat hubungan antarion lebih jelas: mereka memiliki muatan berlawanan dan dapat membentuk senyawa ionik. [1]
Ion juga tidak selalu terdiri dari satu atom. Ion yang tersusun dari satu atom disebut ion monoatomik, sedangkan ion dengan dua atau lebih atom disebut ion molekuler atau poliatomik. Jadi, saat membaca pembahasan senyawa, jumlah atom dalam suatu ion dan tanda muatannya merupakan dua hal berbeda: muatanlah yang menentukan apakah ion itu kation atau anion. [1]
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Ion. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29919948&title=Ion (diakses 2026-10-17).
Categories
